Friday, May 13, 2011

Day 1 : Lost in Athens

Hari pertama, negara pertama dan kota pertama yang aku datangi adalah Athena di Yunani. Setelah ketidaksengajaan bertemu dengan Putu si gadis Bali dan manajernya yang baik hati mengantarkanku ke pusat kota, di mana aku akan bertemu dengan Iliana si cewek metropolis Athena yang aku kenal 5 tahun yang lalu di Siena, Italy. Dari alamat yang dia berikan, apartemennya itu berada di jalan Leof. Vasilissis Sofias, jalanan utama di pusat kota athena. Mr. Manager memarkir mobilnya tepat di sebelah gedung atau bangunan yang dia yakini adalah tempat tinggal Iliana. setelah mengucapkan terima kasih dan salam perpisahan, aku melangkah menuju gedung yang di maksud. Tapi terhenti di depan gerbang karena di halaman depan ada bendera dari negara asing. Bergumam dalam hati apa benar ini gedungnya? karena gedung ini lebih mirip seperti kantor atau mungkin kedutaan besar. Karena sepanjang jalan ini sepertinya banyak kedutaan dan kantor-kantor pemerintahan. Kalau di jakarta itu seperti sepanjang jalan imam bonjol sampe diponegoro, menteng.


Bingung bagaimana bilang ke Iliana kalau aku sudah dekat rumahnya. Telepon ku tidak berfungsi di Athena (pada saat itu belum ada Whats app guys di 2011). Aku berusaha bertanya ke orang-orang disekitar, bagaimana dapet sim card. Ternyata kios-kios di jalan cuma jual kartu telepon untuk di pake di telepon umum bukan kartu telepon untuk di handphone. Karena warga Athena bukan english native jadi kendala bahasa itu jelas ada. Ketika aku bermaksud untuk beli kartu telepon umum, penjual di kios bilang gak ada. Makin bingung kalau memang semua telepon umum yang tersebar di sudut kota cuma bisa pake kartu dan orang - orang tidak  mengerti yang aku maksud gimana bisa telepon Iliana?

Bingung, tanpa kejelasan, jalan bolak balik, nyebrang kesana kemari sambil gerek koper. Aku pun bertanya ke polisi yang berjaga di gedung kantor uni eropa. Lalu si polisi (yang untungnya bisa sedikit bahasa inggris) berkata sambil menunjuk gedung tempat Mr. Manager drop aku pertama kali. Bahwa itu adalah gedung yang sesuai alamat. Aku pun mencoba lagi untuk masuk hingga ke halaman depan. Sambil mengingat kata-kata polisi tadi kalau di gedung biasanya di pintunya akan ada bel dan nama para penghuninya. Jadi aku tinggal cari nama IlianaG dan memencet bel. Pikir ku dalam hati, bener juga ya kenapa tidak terpikirkan. Tetapi begitu sampai di depan pintu dengan deretan tombol bel pintu, huruf yg tertulis di situ kan huruf yunani yang bukan ABCDE alias bukan huruf latin. Mana kutahu tulisan nama Iliana dalam huruf yunani

Pasrah, lemes, aku pun dengan lunglai kembali menuju ke sebuah taman di belakang gedung (Kolonaki Square) karena ini tempat yg ditulis teman saya sebagai patokan untuk mencari rumahnya. Aku duduk di taman sembari berharap Iliana akan keluar melintasi taman ini dan melihatku. Sambil mengelap keringat, terasa haus dahaga ini saya pun menuju kios disekitar taman untuk membeli air kemasan. Ternyata kios yang kutuju ini ada telepon koinnya!!! seketika ku melihat seberkas harapan (hahaha lebay). Setelah membeli air kemasan seharga 50 cent dengan uang 50euto, ada kembalian beberpa koin dan aku pun akhirnya bisa menghubungi Iliana yang dari jam 12 siang sudah menunggu-nunggu kedatanganku.

"Halo, iliana, its me Petty, im already near Kolonaki Square but i dont know which one is your appartment!" seru ku ketika telepon tersambung.

"Petty!!! where are you, i have been waiting for you my friend!" pekik iliana setengah histeris :)

"well i will pass the phone to the shop owner maybe he could explain you better in your language where I am now exactly" jawabku.

aku memberikan telepon ku kepada pemuda penjaga warung dan setelah mendengar mereka berbicara yunani, dia berujar "wait here" dan iliana pun berkata :

"i know where are you, just wait me there, i come to pick you up"

aku mengangguk dan tidak sabar menanti iliana untuk menjemputku. tidak lama, dari seberang jalan ku lihat seorang perempuan berlari, dia Iliana si cewek yunani!. dia masih seperti 5 thn yg lalu ketika kami pertama kali jumpa. cantik, tinggi langsing dan berambut pirang. sangat tipikal cewek eropa pada umumnya. Dengan tergopoh gopoh dia langsung memeluk ku dan berujar

"im worried my friend! i cant contacted you! I thought something happened with you!" pekiknya

"yeah im lost, sorry for making you worried" balas ku

"i asked my mom to see news on tv maybe your plane have problem or accident!" ujarnya lagi.
"but important you are here now, how are you? lets go to my appartment!" serunya lagi.

Dengan sigap dia membawa koperku, Illiana masih seperti yang dulu. Sepanjang jalan menuju apartemennya dia menanyakan kabar teman-teman indonesia yang lain seperti dian, hendra, bayu, dll. Iliana masih ingat saat-saat kami menghabiskan summer di Siena, Italy. Ternyata memang benar apartemen iliana adalah gedung yang tadi sudah sempat aku lewati. Unit apartemen Iliana terletak di lantai dasar, dengan jendela yang menghadap ke jalan raya. Aku sempat bertanya kepada Iliana apakah di gedung ini juga merupakan kantor perwakilan asing dikarenakan adanya bendera dari negara asing didepan. Iliana menjelaskan ada satu unit yang disewa untuk perwakilan negara tertenu tapi bukan seluruh gedung. (ooooaaalllaaaa)

Apartement Iliana cukup besar, menurutnya apartemen ini milik keluarganya yang sedang kosong. Sebelumnya apartemen ini disewakan, tetapi sekarang dibiarkan kosong untuk tempat singgah Iliana dan adiknya ketika mereka sedang berada di pusat kota Athena untuk kuliah. Maklum Iliana dan keluarganya tidak tinggal di pusat kota Athena, melainkan 2 jam jauhnya dari pusat kota Athena.

Apartemen ini terdiri dari satu ruang yang berhubung langsung dengan dapur, satu kamar mandi di luar. Satu kamar tidur dengan satu kamar mandi di dalam. Memang apartemen itu kosong hanya ada beberapa perabotan seperti satu meja makan dan dua kursi, beberapa peralatan masak, tempat tidur dan lemari pakaian.

"I clean this place yesterday before you came, i change new bed sheet. I hope you will like to stay here. You have a place more than hotel!" ucap Iliana.

"Yes! i will like to stay here and thanks alot all is because of you my dearest friend" balasku.


gedung apartemen iliana tampak luar


dapur yang terhubung dengan ruang tamu

apartemen dengan one bedroom only

big bed for me only :)


Hari itu tidak banyak yang bisa aku lakukan karena hari sudah menjelang malam meskipun pukul 6 sore tp masih seperti jam 1 siang, masih terang. Setelah mandi dan ganti baju, Iliana mengajak ku berbelanja di supermarket. Dia menyuruh ku memilih apa saja yang aku butuhkan untuk stok 5 hari kedepa . Dia merasa bersalah karena kulkasnya masih kosong. Duh Iliana you are so nice to me, aku jadi tambah gak enak. 

"Take whatever you want Petty, my fridge is empty so you need to take something for your stock staying in my place. I will pay, dont worry." Ucap Iliana kepadaku

Aku pun mengambil susu, telur, ayam, kue, roti, dan minuman. Setelah belanja kami pun kembali ke apartemen untuk menaruh barang belanjaan. Lalu Iliana mengajakku untuk berkeliling kota Athena sebentar. Dimulai dari menyusuri jalan dimana terdapat rumah Presiden Yunani (Presidential Mansion). Jalan ini tepat bersebrangan dengan apartemen Ilianna. Kebetulan saat itu sedang ada pergantian penjaga. Pergantian penjaga di yunani sangat lucu belum lagi seragam yang dikenakan para penjaga juga mengundang senyum. Selama pergantian mereka diawasi dengan seorang tentara yang berpakaian loreng-loreng layaknya tentara pada umumnya.

jalanan di depan kediaman presiden konon katanya ini adalah "the most beautifull roads in the city" nama jalannya Herodou Attikou Street



 

Prosesi pergantian penjaga 






















Dari kediaman Presiden dengan menyusuri national park tibalah kami di depan gedung parlemen yunani. seberang gedung parlemen yunani terdapat stasiun kereta terbesar tepat di bawah Syntagma Square. uniknya di dalam stasiun ini terdapat museum yang menampilkan barang barang peninggalan bersejarah yunani. sunggu unik.

salah satu koleksi di museum yang ada di dalam stasiun kereta syntagma square


Hari ini ditutup dengan take away dinner yang kami beli di sebuah cafe dekat syntagma square.








2 comments:

  1. Sepatu petugasnya juga lucu ya mbak Patty. Wah seneng deh baca postingan ini :) serasa jalan-jalan ke Yunani. Temennya juga baik banget ya ^^

    Eh ya, salam kenal :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sepatunya kaya sepatu anak bayi ada umbul2nya... iya saya travelling emang niat mau menyambung silaturahim dengan teman2 lama. krn dengan bersilaturahim itu memperpanjang umur dan memperpanjang langkah :)

      traveling is not about the destination but people with who we share it :)

      Delete